Kategori
Uncategorized

Wisata Air di Wilayah Terpencil Gunungkidul yang Menarik Dikunjungi

Wisata air di DIY benar-benar bermacam. Akan tetapi ada sebuah wilayah wisata air alami yang dahulunya adalah daerah pengobatan, kini menjadi destinasi yang banyak dikunjungi masyarakat.

Destinasi ini berada di Gunung Kendil, tepatnya di Kalurahan Ponjong, Kapanewon Ponjong, Gunungkidul yang populer dengan sebutan Moyo Jernih. Daerah yang acap kali viral di media sosial ini acap kali disebut dengan wisata high quality layaknya Ubud Bali.

Wisata ini benar-benar sesuai menjadi salah satu rujukan bagi masyarakat yang berkeinginan bertamasya ketika Lebaran 2023 akan datang. Kalau terlalu https://numerounosantaclarita.com/ lama menunggu, bisa juga ngabuburit di daerah ini ketika Ramadan dengan harga tiket Rp15.000 per orang. Pengelola juga menyediakan sejumlah menu bermacam dengan harga menyesuaikan.

Konon sumber mata air yang ada di Moyo Jernih ini mempunyai kandungan pH alias keasaman terbaik sehingga benar-benar sesuai untuk aneka pengobatan dan air minum seketika. Rata-rata pengunjung yang datang menyebutkan pengalamannya datang ke Moyo Jernih kecuali bertamasya juga mengobati penyakit seperti stroke darah tinggi dan penyakit kulit.

Terlepas adanya kepercayaan bisa menjadi pengobatan itu, tetapi wisata air ini sesuai dikunjungi siapa saja sekedar untuk berenang. Karena telah banyak rujukan mengungkapkan bahwa berenang memberikan imbas positif bagi kesehatan.

“Dahulu wilayah wisata ini termasuk benar-benar tak menarik, kecuali dikenal mengerikan, Gunung Kendil mempunyai akses jalan yang susah dan setapak, juga sepi dan jalannya susah,” kata Penggerak Wisata Moyo Jernih, Wahyu Karnadijaya belum lama ini.

Saat itu seorang tokoh masyarakat yang juga pemilik pondok pesantren wilayah sekitar lokasi adalah Mbah Moyo Retno membangunnya secara swadaya. Termasuk membetuli penerangan dan jalan yang sempit dilebarkan dan dihaluskan di tahun 2008 silam.

Pada awalnya hanya dibangun untuk rumah tinggal, tetapi perlahan diperbolehkan masyarakat awam sekitar juga datang merasakan di wilayah ini. Saat dibangun memang ada air sama sekali sebab Ponjong termasuk wilayah susah air.

Tetapi Mbah Moyo ketika itu tak putus semangat, terus saja berdoa kepada Ilahi dan tak disangka ternyata muncul sumber air dari yang sebelumnya kering tak ada potensi sumber air melalui pengeboran dengan kedalaman 70 meter,” ujarnya.

Semenjak adanya sumber air itulah wilayah tersebut mulai banyak didatangi masyarakat. Secara perlahan kemudian dibangun kolam renang atau daerah pemandian awam. Semenjak 2017 silam terus ditingkatkan sampai menjadi destinasi wisata.

Dari Kota Jogja destinasi wisata ini diperkirakan butuh waktu sekitar 1,5 jam melalui jalan Jogja-Wonosari. Setibanya di Kota Wonosari lalu mengambil jalanan menuju ke arah Semanu. Kalau telah sampai di simpang empat Semanu kemudian mengambil jalanan ke kiri arah Karangmojo sampai sampai di Pasar Karangmojo. Kemudian berbelok ke arah Jaranmati dan menuju ke Berikutnya Karangmojo sampai ke wilayah Kota Ponjong. meniru arah menuju ke wilayah obyek wisata Gunung Kendil.

 

error: Content is protected !!